Archive for October, 2007

Shoe-ping without pain

High heels are woman passion. Bahkan ada yang sampai can’t live without segala. Konon makin tinggi makin outstanding. Padahal kita sadar. Tak ada yang benar – benar rela menahan sakitnya. Ouuw..!!

Hi heels memang sanggup menyulap tampilan menjadi sangat feminine. Tumit tinggi juga serig memberi highlight pada gaya berpakaian seseorang. Tak heran jika diminta ‘menggambarkan’ wanita, banyak orang akan langsung teringat pada sosok semampai yang memakai rok dan mengenakan stiletto runcing. Padahal, sudah menjadi rahasia umum bahwa dunia pediatric (ilmu kesehatan kaki) tak pernah berpihak pada hi heels yang anda pakai. Alasannya satu yaitu kesehatan. Ironisnya, hampir 40% perempuan yang disurvey oleh salah satu produk perawatan kaki ternama asal Jerman mengaku akan terus memakai sepatu tumit tinggi, walau tak nyaman. Jadi tah heran jika banyak wanita yang masih sanggup berjalan normal dengan tumit 4 – 6 cm, atau malah 10 cm! Mereka punya toleransi luar biasa dengan semboyan no pain no gain.

Well, jika hi heel memang sudah menjadi life blood anda kini saatnya memberikan value added pada kegemaran anda ini. Tentu agar kaki anda tetap nyaman aktivitas lancar dan hidup tenang bagaimana caranya?

Made by you

Punya konstruksi prima

Hal ini tidak berhubungan dengan tinggi-rendahnya tumit sepatu yang anda gunakan. Tapi pada desain sepatu yang ideal. Sepatu yang baik harus mempunyai pondasi kokoh sekaligus bantalan lembut yang memberi alas pada seluruh permukaan kaki sesuai bentuknya. Selain kenyamanan, bantalan sepatu (cushion pad) biasa ditambahkan untuk menghindari cedera otot.

Desain Ergonomis

Mampu memberikan tumpuan yang seimbang pada beban kaki. Baik di taak tulan bagian depan maupun yang dibagian belakang. Sangat penting untuk menyesuaikan bentuk sepatu dengan anatomi kaki anda. Ingat ya, bukan dengan kaki para model ataupun dengan kaki teman wanita anda

Dapat Bernapas

Pilih material sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa memberi sirkulasi udara yang baik. Seperti kulit, nylon dan suede.

Sol dan Tumit yang ringan

Artinya, sol dan tumit sebaiknya tidak lebih berat dari material di bagian sepatu lainnya. Bahan yang ringan, fleksibel tapi kuat (seperti sol karet) membuat sepati lebih nyaman dipakai.

Makin tinggi makin besar

Semakin tinggi hak sepatu,  sebaiknya diimbangi dengan semakin luasnya toe box. Ruang tempat dimana ujung jari anda bersemayam. Jadi, sebaiknya hindari model pump (tertutup). Gantinya, coba model open toe (terbuka di bagian depan) jenis boot yang lebar, strappy (bertali).

WALK EASILY and comfortly

Tak semua sepatu bersol datar berarti nyaman. Sepatu tumit tinggi juga tak selamanya menyakitkan. Sebab, rasa nyeri memang tak berhubungan dengan kebiasaan mengenakan jenis sepatu tertentu tapi pada kekeliruan memilih dan memakai sepatu. Ini dia cara memakai hi heels yang benar

Postur

Tegakkan kepala dan pundak. Condongkan tubuh sedikit ke belakang, atur keseimbangan, jangan menariknya terlalu berlebihan karena justru dapat menyebabkan otot punggung terasa tak nyaman.

Langkah

Berjalanlah dengan normal. Jangan lupa gerakkan juga ujung kaki dan pergelangan mengikuti ayunan kaki. Jangan beri tekanan di lutut, tapi awali tiap langkah dengan mengangkat perlahan pada tumit. Berikutnya, letakkan sol sepatu dengan lembut.

Bobot

Karena semua beban tubuh bertumpu pada ujung telapak kaki, anda wajib memberikan ruangan yang sangat nyaman disini. Terutama area toe box. Tapi ingat jangan pusatkan beban pada ujung jari, tapi alihkan keseimbangan pada ujung telapak kaki.

Pinggul

Saat mendadak hilang keseimbangan, keraskan pangkal paha anda untuk mengatur gravitasi gerakan. Rasakan kekuatan yang bertumpu di pinggul. Jangan di pinggang. Gampangnya, kontrol gerakan ini dengan cara membiarkan pinggul ikut mengayun seirama langkah.

High heels = seksi

Saat memakai hi heels, posisi tubuh akan terdorong ke depan. Untuk mrnjaga keseimbangan beban tubuh, maka pergelangan kaki akan otomatis mengeras. Bahkan otot betis ikut meregang hingga ke pangkal lutut. Inilah yang menyebabkan betis dan paha terlihat lebih padat dan tampak lebih berisi.

dari Rubrik Klasika Kompas